BUKITTINGGI, Detikjamgadang.com— Sebanyak 301 anggota Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kota Bukittinggi bertolak menuju Kamang Magek, Kabupaten Agam, guna menghadiri perhelatan Dakwah Wisata BKMT se-Sumatera Barat, Minggu (2/8/2026).
Rombongan besar asal Kota Bukittinggi tersebut dipimpin langsung oleh Bendahara Umum Pengurus Daerah (PD) BKMT Kota Bukittinggi, Hj. Elfiati.
Sementara itu, Ketua PD BKMT Kota Bukittinggi, Ustadz H. Syamsul Bahri, mengonfirmasi berhalangan hadir mendampingi jamaah ke Kamang Magek. Pada hari yang sama, ia harus memimpin secara resmi pembukaan Bimbingan Manasik Haji Perdana bagi jemaah binaan majelis taklim di Masjid Al-Falah Tembok, Bukittinggi.
Meski demikian, Ustadz Syamsul Bahri memberikan motivasi serta pesan penguat bagi seluruh rombongan yang bertugas mempererat tali ukhuwah Islamiyah di tingkat provinsi tersebut.
"Teruskan khidmat untuk umat melalui majelis taklim, berdakwah sampai mati. Kita harus tetap fokus pada peningkatan ketakwaan umat di zaman yang penuh tantangan ini," ujar Syamsul Bahri dalam keterangannya, Minggu (2/8/2026).
Ia menegaskan, peran majelis taklim tidak boleh hanya berhenti di ruang-ruang pengajian rutin. Menurutnya, BKMT dituntut aktif mengambil bagian dalam menjawab dinamika sosial dan persoalan keumatan secara luas.
"BKMT tidak hanya hadir di pengajian-pengajian, tetapi selalu hadir di segala situasi dan kondisi umat. Kita adalah wadah pemersatu, wadah pencerdasan, serta ruang bagi bertumbuhnya ekonomi syariah dan kepedulian sosial—baik dalam kondisi normal maupun saat dilanda musibah," tambahnya.
Syamsul Bahri mengingatkan para jamaah bahwa keberadaan BKMT mengemban misi peradaban yang berkesinambungan.
"Kita tidak sekadar menjalankan program kerja tahunan, tetapi mengemban amanah dakwah demi kejayaan umat di masa depan," pungkasnya.
Kegiatan Dakwah Wisata BKMT se-Sumbar merupakan agenda rutin tahunan yang menjadi ajang konsolidasi dakwah, ajang silaturahmi ribuan anggota majelis taklim dari pelbagai kabupaten/kota, sekaligus sarana penguatan ekonomi masyarakat lokal Sumatera Barat.
Via
Agama
Posting Komentar