Detikjamgadang,Bukittinggi :--Sebagai bagian dari rutinitas kedinasan sekaligus momentum untuk memperkuat kedisiplinan, evaluasi kinerja dan semangat dalam melaksanakan tugas pelayanan kepada masyarakat, seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi mengikuti apel pagi ini.
Senin, 28 September 2026.
Bertindak sebagai pembina apel, Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren), Zulfabriandi, yang menyampaikan amanat dengan mengajak seluruh ASN untuk memaknai waktu dengan bijak.
Mengutip ungkapan Fuqaha yang dikutip dari sang gudang ilmu, Ali bin Abi Thalib, Zulfabriandi menyampaikan bahwa kehidupan manusia berkaitan dengan tiga dimensi waktu, yaitu masa lalu, masa kini, dan masa yang akan datang.
“Al-ams madhi wa faat. Hari kemarin merupakan masa yang telah berlalu dan menjadi sejarah maupun kenangan. Masa lalu tidak boleh dilupakan, namun juga tidak seharusnya menjadi beban dalam menjalani kehidupan," ujar Zulfabriandi.
Menurutnya, pengalaman yang kurang baik pada masa lalu hendaknya dijadikan i'tibar atau pelajaran untuk melakukan perbaikan di masa mendatang.
"Hari esok merupakan sesuatu yang gaib dan belum diketahui. Karena itu, tugas manusia bukan mencemaskan masa depan, melainkan mempersiapkan diri sebaik mungkin," tambahnya.
“Yang kita miliki adalah hari ini. Inilah waktu yang harus dimaksimalkan dan dijadikan kesempatan untuk melakukan hal-hal yang bermanfaat,” pesannya.
"Ini menjadi pengingat bahwa setiap waktu memiliki nilai dan perannya masing-masing, masa lalu menjadi pelajaran, masa depan menjadi ruang persiapan, sementara hari ini adalah kesempatan untuk bekerja dan memberikan manfaat secara nyata," tegasnya.
Pesan tersebut menjadi pengingat bagi seluruh ASN agar mampu menggunakan waktu secara produktif, terutama dalam menjalankan amanah dan tanggung jawab sebagai aparatur pemerintah sekaligus pelayan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Zulfabriandi juga mengingatkan seluruh ASN untuk segera mempersiapkan E-Kinerja Triwulan III beserta kelengkapan evidennya. Ia berharap seluruh dokumen dan bukti dukung dapat diselesaikan sebelum batas waktu yang telah ditetapkan.
“Mari kita persiapkan E-Kinerja Triwulan III beserta evidennya. Jangan menunggu sampai mendekati batas waktu, sehingga seluruhnya dapat diselesaikan dengan baik,” pesannya.
Selain membahas kedisiplinan dan kinerja, Zulfabriandi menyampaikan perkembangan program Pesantren Lapas yang selama ini dilaksanakan sebagai bagian dari layanan dan pembinaan keagamaan bagi warga binaan di Lapas Kelas IIA Bukittinggi.
Ia menyebutkan bahwa rangkaian program tersebut telah berjalan dengan lancar. Selanjutnya, akan dilakukan evaluasi terhadap materi-materi yang telah diberikan kepada warga binaan. Evaluasi tersebut sekaligus akan dirangkaikan dengan agenda wisuda bagi warga binaan yang telah mengikuti program pembinaan.
“Program Pesantren Lapas sudah berjalan dengan lancar. Selanjutnya akan kita lakukan evaluasi terhadap materi yang telah disampaikan dan dilanjutkan dengan wisuda bagi warga binaan,” jelasnya.
Menutup amanatnya, Zulfabriandi berharap seluruh program dan kegiatan di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi dapat terlaksana dengan baik dan lancar. Ia mengajak seluruh ASN untuk terus menjaga semangat, kedisiplinan, dan tanggung jawab dalam melaksanakan tugas.
(Andreas)
Via
agama
Posting Komentar