Detikjamgadang, Bukittinggi--Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Bukittinggi terus berkomitmen memperkuat pembinaan mental dan spiritual bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Pada Selasa, 6 Oktober 2026, Kemenag Kota Bukittinggi melalui Penyuluh Agama Islam, Ahmad Hamidi kembali memberikan pembinaan pesantren LAPAS melalui skema Trans Da'i di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bukittinggi.
Ahmad Hamidi mengangkat materi tentang Keutamaan Membaca Al-Qur'an sebagai Cahaya Hati, Penenang Jiwa, dan Syafaat di Hari Akhir.
Bimbingan spiritual ini bertujuan memberikan ketenangan jiwa sekaligus memotivasi warga binaan untuk menjadikan Al-Qur'an sebagai pedoman dalam memperbaiki diri.
Dalam pemaparannya, Ahmad Hamidi menekankan bahwa tempat dan ruang boleh terbatas, tetapi ladang pahala dan kesempatan untuk berbenah tidak pernah terbatas. Ia menyampaikan beberapa poin utama keutamaan Al-Qur'an.
Mempelajari serta membaca Al-Qur'an adalah perniagaan yang tidak pernah rugi. Membaca Al-Qur'an merupakan investasi akhirat yang berlipat ganda sebagai mana firman Allah dalam surat Fathir ayat 29," terangnya.
Selanjutnya, keutamaan belajar dan mengajar Al-Qur'an. Seseorang yang belajar dan mengajarkannya, akan menjadi sebaik-baik manusia di hadapan Allah, karena ia senantiasa berinteraksi dengan Al-Qur'an. Hal tersebut merujuk kepada hadits riwayat Bukhari," ulasnya.
"Al-Qur'an akan memberikan syafaat dan menjadi penenang jiwa. Al-Qur'an hadir sebagai penolong di hari kiamat serta obat pelipur rasa gelisah dan kerinduan jiwa, sebagaimana dijelaskan dalam surat Al-Isra' 82 dan surat Ar-Ra'du ayat 28," tambahnya.
"Kami mengingatkan peserta agar tidak berputus asa dari rahmat Allah dan memanfaatkan waktu pembinaan untuk membuka lembaran baru yang lebih baik. Allah SWT adalah zat yang Maha penerima taubat sebagaimana dijelaskan dalam surat Az-Zumar ayat 53," imbuhnya.
Selain itu, para peserta bimbingan diajarkan adab membaca Al-Qur'an, tahapan memahami makna (tadabbur), hingga penerapan nilai-nilai Al-Qur'an dalam perubahan akhlak dan perilaku sehari-hari.
"Alhamdulillah, warga binaan antusias dan khidmat menyimak materi bimbingan yang disajikan. In Syaa Allah program Trans Da'i ini mampu menjadikan warga binaan memiliki peningkatan keilmuan intelektual dan spiritual serta siap kembali ke tengah masyarakat dengan kepribadian akhlakul karimah," tandasnya.
(Andreas)
Via
agama
Posting Komentar