Bukittinggi,detikjamgadang--Dalam rangka silaturahmi sekaligus persiapan sinergi program pembinaan mental dan spiritual bagi penghuni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dalam bentuk Pesantren Lapas, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi, H. Irwan didampingi Kepala Seksi Pendidikan Diniyah Dan Pondok Pesantren, Zulfabriandi dan Pelaksana, Ansar Idris melakukan kunjungan ke Lapas Biaro.
Senin, 29 Juni 2026.
Kakan Kemenag beserta tim disambut oleh Kepala Lapas Biaro, Nanang Rukmana didampingi Kasi Pembinaan Narapidana dan Anak Didik (Binadik), Andri Noverman, Kasubsi Bimbingan Kesehatan dan Perawatan (Bimkemaswat, Salman Alfaridzi.
Dalam pertemuan ini dilakukan pembahasan terkait poin teknis kesepakatan atau Memorandum of Understanding (MoU) antara Kemenag Kota Bukittinggi dengan Lapas Biaro.
Kakan Kemenag Kota Bukittinggi, H. Irwan menyebutkan, bahwa pentingnya sinergi dengan Lapas sebagai upaya Kemenag dalam memberikan sentuhan menyeluruh yang berdampak terhadap kehidupan beragama bagi masyarakat.
Ia menuturkan, kerjasama Kemenag Kota Bukittinggi dengan Lapas Biaro yang selama ini telah berjalan dengan baik, akan ditingkatkan dengan menghadirkan pesantren lapas bagi para napi. Terkait MoU akan dilaksanakan dalam waktu dekat tepatnya pada awal Juli mendatang.
"Melalui kerjasama ini nantinya kita berharap, Lapas menjadi kawasan pesantren binaan agar narapidana dapat kembali ke masyarakat sebagai insan yang taat beragama dan produktif," terang H. Irwan
"Kemenag memiliki tanggungjawab moral dalam mendekatkan umat dengan ajaran agamanya. Untuk itu, Kementerian Agama Kota Bukittinggi siap untuk memberikan bimbingan rutin, seperti baca tulis Al-Qur'an, memberikan bimbingan ibadah serta pelaksanaan syariat bahkan kajian kitab bagi penghuni Lapas," ulasnya
Selain itu, pembinaan karakter dan pembekalan spiritual akan kita jalankan secara rutin. In Syaa Allah sebagai awal kerjasama nanti, akan dilakukan pembinaan kepada 40 orang yang terbagi atas dua kelas, yaitu kelas Tahfizh dan ibadah," imbuhnya
"Apresiasi dan terimakasih atas sinergi dan komitmen Lapas Kelas IIA Biaro dalam meningkatkan kualitas pembinaan spiritual warga binaan. Kerjasama ini sebagai wujud kepedulian bersama dalam membangun karakter dan moral para warga binaan melalui pendekatan keagamaan,” tambahnya
"Melalui program ini, meski para warga binaan masuk sebagai Napi, didalam menjadi santri dan nanti keluar sebagai hafizh dan da'i," tandasnya
Sementara itu Kepala LP Biaro, Nanang Rukmana menyebutkan, LP Kelas IIA Biaro siap memperkuat kerja sama dalam melakukan pembinaan dan bimbingan rohani oleh Kemenag Kota Bukittinggi bagi warga binaan Lapas.
"Kerjasama yang telah terjalin baik selama ini terus kita ditingkatkan. Dengan adanya bimbingan rohani secara rutin, ditambah dengan program pesantren Lapas, diharapkan warga binaan dapat lebih siap kembali ke masyarakat dengan bekal nilai-nilai spiritual yang kuat," harapnya
"Penandatanganan MoU mendatang menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara Kemenag dan Lapas untuk bersama-sama mewujudkan pembinaan keagamaan yang berkesinambungan di lingkungan pemasyarakatan," tambahnya
(Andreas)
Via
Agama
Posting Komentar