pendidikan
Lima Sikap untuk Membentuk Generasi Hebat
Bukittinggi,detikjamgadang--Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi, H. Irwan, didampingi Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, Aldy Heko Putra dan Kepala MIN Bukittinggi, Hj. Elvi Rahmi bertindak sebagai pembina upacara di MIN Bukittinggi. Ia menyampaikan apresiasi kepada Kepala MIN beserta jajaran, pelaksana upacara, serta seluruh peserta didik yang mengikuti upacara bendera dengan penuh semangat dan antusias.
Senin, 20 Juli 2026.
Ia menilai, semangat dan kedisiplinan yang ditunjukkan seluruh peserta merupakan bagian penting dalam membangun budaya positif di lingkungan madrasah.
Menurutnya, pelaksanaan upacara bendera tidak hanya menjadi kegiatan rutin, tetapi juga merupakan salah satu ikhtiar dalam pembentukan karakter peserta didik.
"Melalui upacara, akan menghidupkan nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kebersamaan, cinta tanah air serta penghormatan terhadap aturan," tegas H. Irwan
H. Irwan melanjutkan, semangat dan kesungguhan peserta didik dalam mengikuti kegiatan upacara menunjukkan antusias untuk menjadi anak-anak hebat dan sukses.
Ia berpesan, untuk menjadi anak-anak hebat peserta didik harus memiliki lima sikap utama.
Sikap pertama adalah taat kepada Allah SWT sebagai landasan utama dalam menjalani kehidupan dan menuntut ilmu.
Sikap kedua adalah taat dan patuh kepada orang tua dan guru.
"Kedua hal tersebut menjadi syarat agar ilmu yang dipelajari dapat melekat, memberikan manfaat dan menjadi bekal bagi peserta didik dalam meraih kesuksesan. Ketaatan pasti memperoleh cinta dan keridhaan. Maka, raihlah cinta Allah melalui ketaatan kepada-Nya, raih Ridha orang tua dan guru dengan mematuhi serta berbakti kepada mereka," ajaknya
"Sikap ketiga adalah rajin belajar dan banyak membaca. Karena dengan banyak membaca akan banyak tahu, dengan banyak tahu akan menjadi orang pintar, memiliki wawasan luas dan menjadi orang yang cerdas,” pesannya
"Ke empat memanfaatkan kesempatan. Jangan menyia-nyiakan waktu, termasuk dengan menghabiskan terlalu banyak waktu untuk bermain atau melakukan kegiatan yang kurang bermanfaat," ulasnya
"Sikap ke lima adalah tekun. Mari tekuni minat dan bakat yang dimiliki. Setiap kita memiliki potensi yang berbeda-beda, sehingga harus terus diasah melalui latihan, ketekunan dan semangat untuk terus berkembang," tambahnya
Kepada Kepala Madrasah, guru, dan tenaga kependidikan, H. Irwan berpesan agar senantiasa menyadari bahwa peserta didik merupakan amanah dari Allah SWT. Karena itu, seluruh unsur pendidikan diminta untuk bersungguh-sungguh dalam membimbing, mendidik, dan mengajar mereka.
“Ciptakan generasi yang berkarakter, cerdas dan berkualitas menuju Indonesia Emas,” pesannya.
Ia juga mengajak seluruh keluarga besar madrasah untuk menjaga kekompakan dan bersama-sama menargetkan pencapaian terbaik bagi kemajuan pendidikan di madrasah.
H. Irwan menegaskan pentingnya komitmen seluruh jajaran dalam memajukan madrasah. Ia berharap standar minimal prestasi yang diraih pada tahun sebelumnya dapat menjadi pijakan awal untuk mencapai prestasi yang lebih baik pada masa mendatang.
Menutup amanatnya, H. Irwan menyampaikan selamat belajar dan menuntut ilmu kepada seluruh peserta didik. Ia berpesan agar ilmu yang diperoleh tidak hanya bermanfaat bagi diri sendiri, tetapi juga dapat diwariskan dan memberikan manfaat bagi orang lain serta kemajuan bangsa dan negara.
(Andreas)
Via
pendidikan
Posting Komentar