pemerintahan
Sinergi Antar Instansi: Kemenag Bukittinggi dan Lapas Kelas IIA Biaro Tandatangani MoU Lapas Pesantren
Biaro,detikjamgadang--Dalam rangka menjadikan Lapas sebagai tempat pembinaan akhlak dan mental warga binaan agar siap kembali ke masyarakat, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi, H. Irwan didampingi Kepala Seksi Pendidikan Diniyah Dan Pondok Pesantren, Zulfabriandi melakukan penandatanganan MoU (perjanjian kerjasama) dengan Lapas Kelas IIA Biaro.
Bertempat di Aula Imam Bonjol LP Biaro.
Senin, 20 Juli 2026.
Kegiatan dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Direktoral Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Barat, Kunrat Kasmiri, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Biaro, Nanang Rukmana, Walikota Bukittinggi diwakili oleh Kabag Kesra, Syukri Naldi, Kepala Imigrasi, Ketua Baznas Kota Bukittinggi, para pemateri dan para tamu undangan serta calon santri LP Biaro.
Dalam sambutannya, Kakanwil Dirjen Pemasyarakatan Sumatera Barat, Kunrat Kasmiri menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Agama Kota Bukittinggi yang telah menginisisasi kerjasama pesantren lapas.
"Terimakasih dan apresiasi kepada Kakan Kemenag Kota Bukittinggi yang telah menginisisasi terlaksananya kerjasama mewujudkan lapas berbasis pesantren.
Kami berharap, ke depan seluruh UPT di Sumatera Barat ada pesantren, ada PKBM dan gerakan pramukanya," ulasnya
"Dengan adanya kegiatan ini, kami sejalan dengan apa yang disampaikan Pak Kakan Kemenag, masuk napi keluarnya santri. Disamping itu, kami terus berkomitmen dalam memberikan pembinaan kepribadian dan keterampilan untuk kemandirian bagi warga Lapas. Sehingga ketika mereka keluar nanti, bisa berbaur bersama masyarakat dengan baik. Mereka memahami ilmu agama, bisa menyelenggarakan jenazah bahkan menjadi khatib jum'at," ulasnya
"Kerjasama ini yang pertama di Sumatera Barat, dengan penggagas adalah Pak Haji Irwan Kakan Kemenag Kota Bukittinggi. In Syaa Allah kerjasama ini bukan hanya sekedar perjanjian di atas kertas, tetapi dengan dukungan dan kebersamaan, kita implementasikan dan kita wujudkan menjadi kenyataan," pungkasnya
Sementara itu Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi, H. Irwan menyebutkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari membangun mental para warga binaan.
"Hidup ini belum selesai sampai disini. Melalui kerjasama serta sinergi seluruh pihak, kita bangun kembali mimpi para warga binaan. Kementerian Agama Kota Bukittinggi akan terus support dan berkomitmen memberikan layanan keagamaan bukan hanya di masjid-masjid, ditengah masyarakat, namun juga masuk lapas dalam memberikan pendidikan keagamaan bagi warga binaan," tegas H. Irwan
"Para napi kita bekali pemahaman nilai-nilai intelektual dan spritual. Ini akan menjadi pesantren khusus dan luar biasa, karena para tenaga pengajar bukan hanya dari satu pondok pesantren yang ada di Kota Bukittinggi, melainkan dari 6 pondok sekaligus, termasuk Kepala Seksi Pendidikan Diniyah Dan Pondok Pesantren akan turun langsung sebagai tenaga pengajar pada pesantren lapas ini," terangnya
"Untuk itu, mohon support dan dukungan kita semua. Sehingga cita-cita mulia ini dapat terwujud. Masuknya napi keluarnya santri, masuknya napi keluarnya da'i dan hafizh," tambahnya
"Pelaksanaan MoU bukan hanya sekedar pameran, tetapi kita harus memiliki target perubahan. Pengetahuan mereka sesuai dengan silabus, minimal para napi mampu menyelenggarakan jenazah. Untuk itu, kami berharap kepada pemateri, pastikan sahabat-sahabat kita peserta kelas pesantren lapas ini benar-benar menguasai materi yang diajarkan. Pastikan mereka bisa menyelenggarakan jenazah, pastikan mereka hafal Al-Qur'an minimal satu juz. Sehingga ada ilmu dan kemampuan yang melekat pada diri mereka setelah berbaur kembali dengan keluarga dan masyarakat ketika bebas," imbuhnya
"Dengan kebersamaan serta niat yang tulus, semoga kegiatan ini bermanfaat dan memperoleh keberkahan dari Allah SWT," pungkasnya
Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIA Biaro, Nanang Rukmana menyampaikan kesiapan untuk mendukung penuh dan menyukseskan program keagamaan serta memberikan pembinaan kepribadian dan keterampilan warga binaan.
"Melalui berbagai program dan kegiatan yang telah dan akan dilaksanakan oleh LP Kelas IIA Biaro, diharapkan seluruh warga binaan memperoleh pengetahuan, keterampilan dan penguatan mental spiritual, sehingga ketika kembali ke masyarakat menjadi pribadi yang mandiri dan taat," harap Nanang Rukmana
"Terimakasih kami ucapkan kepada seluruh pihak yang telah mendukung dan menyukseskan seluruh program di LP Kelas IIA Biaro, sehingga setiap program dapat terlaksana dengan baik," tandasnya
(Andreas)
Via
pemerintahan
Posting Komentar