Bukittinggi,detikjamgadang-Sebagai bagian dari upaya memberikan motivasi dan penguatan kepada peserta didik baru dalam mengawali perjalanan pendidikan mereka di lingkungan madrasah, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi, H. Irwan, menyampaikan materi pada kegiatan Masa Ta'aruf Murid Madrasah (MATA MUDA) bagi siswa-siswi baru Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Bukittinggi.
Bertempat di Aula MAN 2 Bukittinggi.
Selasa , 14 Juli 2026.
H. Irwan didampingi oleh Kepala MAN 2 Bukittinggi, Amri, J., serta Kepala Urusan Tata Usaha (Kaur TU), Ilham Putra, mengucapkan selamat datang dan selamat bergabung kepada seluruh siswa-siswi baru di MAN 2 Bukittinggi. Ia berharap para peserta didik dapat menjalani proses pendidikan dengan penuh semangat, kesungguhan, serta tekad untuk terus berkembang menjadi generasi yang unggul.
H. Irwan mengajak seluruh siswa baru untuk menanamkan niat yang sungguh-sungguh dalam menuntut ilmu. Menurutnya, niat yang kuat menjadi fondasi penting dalam menjalani proses pendidikan, karena ilmu yang diperoleh dengan kesungguhan akan menjadi bekal berharga dalam meraih impian dan cita-cita di masa depan.
Ia kemudian menyampaikan pesan yang dinisbatkan kepada Imam Syafi'i tentang pentingnya kesungguhan dalam belajar. Pesan tersebut mengingatkan bahwa siapa pun yang tidak mau merasakan lelahnya menuntut ilmu, maka ia harus siap menanggung pahitnya kebodohan. Karena itu, menurut H. Irwan, proses belajar membutuhkan kesabaran, ketekunan, dan kemauan untuk terus berusaha.
Ia menekankan lima hal utama dalam meraih kesuksesan dan mewujudkan cita-cita, yaitu memohon restu dan ridha dari orang tua, meningkatkan keimanan dan ketaatan kepada Allah SWT, disiplin, rajin belajar, serta tekun dalam menjalani setiap proses.
"Restu dan doa orang tua merupakan salah satu kekuatan penting bagi seorang anak dalam menempuh pendidikan. Di samping itu, keimanan dan ketaatan kepada Allah SWT harus menjadi landasan utama agar ilmu yang diperoleh tidak hanya memberikan kecerdasan intelektual, tetapi juga membentuk pribadi yang memiliki akhlak dan karakter yang baik," tegasnya
H. Irwan juga menegaskan pentingnya kedisiplinan bagi setiap peserta didik. Disiplin, katanya, harus dibangun sejak dini melalui kebiasaan sederhana, seperti menghargai waktu, menaati aturan, bertanggung jawab terhadap tugas, serta konsisten dalam menjalankan kewajiban sebagai pelajar.
Selain disiplin, siswa juga dituntut untuk rajin belajar dan tekun. H. Irwan mengingatkan bahwa keberhasilan tidak diraih secara instan, melainkan melalui proses panjang yang membutuhkan kerja keras, kesabaran, dan ketekunan. Dengan semangat belajar yang kuat, para siswa diharapkan mampu mengembangkan potensi dan meraih prestasi sesuai dengan cita-cita masing-masing.
Pada kesempatan tersebut, H. Irwan juga mengajak seluruh tenaga pendidik dan kependidikan di MAN 2 Bukittinggi untuk memberikan bimbingan secara maksimal kepada peserta didik. Peran guru dan tenaga kependidikan, menurutnya, sangat penting dalam membentuk karakter dan masa depan generasi muda.
Ia menekankan, tugas pendidik tidak hanya sebatas mentransfer knowledge atau pengetahuan. Lebih dari itu, para pendidik juga harus mampu memberikan value atau nilai-nilai kehidupan kepada peserta didik.
"Dengan demikian, anak-anak tidak hanya tumbuh menjadi pribadi yang pintar secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat dan akhlak mulia," ulasnya
"Semoga kegiatan ini menjadi momentum awal bagi siswa-siswi baru MAN 2 Bukittinggi untuk mengenal lingkungan madrasah, membangun semangat belajar, serta meneguhkan komitmen dalam meraih masa depan," tambahnya
"Mari manfaatkan kesempatan belajar di madrasah ini dengan sebaik-baiknya, sehingga kelak mampu menjadi generasi yang berilmu, beriman, membanggakan orang tua dan memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan agama," tandasnya
(Andreas)
Via
Agama
Posting Komentar