Bukittinggi, detik jamgadang--Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi melalui Seksi Pendidikan Agama Islam terus berkomitmen memberikan layanan prima kepada guru Pendidikan Agama Islam (PAI). Komitmen tersebut diwujudkan melalui layanan konsultasi dan koordinasi terkait pendaftaran Guru PAI pada Aplikasi SIAGA.
Bertempat di ruang konsultasi Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi.
Rabu, 29 Juli 2026.
Layanan konsultasi dipandu oleh Penata Layanan Operasional Seksi Pendidikan Agama Islam Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi, H. Yeffirman.
H. Yeffirman memberikan pendampingan kepada para guru mengenai persyaratan dan tata cara pendaftaran Guru PAI pada Aplikasi SIAGA agar proses administrasi dapat berjalan dengan benar dan sesuai ketentuan.
H. Yeffirman menjelaskan bahwa terdapat tiga dokumen yang wajib dipenuhi sebelum melakukan pendaftaran pada Aplikasi SIAGA, yaitu surat rekomendasi dari kepala sekolah, Surat Keputusan (SK) pemberian tugas, serta daftar mata pelajaran yang diampu.
"Ketika semua syarat tersebut telah lengkap, maka guru dapat didaftarkan sebagai Guru Pendidikan Agama Islam (GPAI) pada Aplikasi SIAGA," jelas H. Yeffirman.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa layanan konsultasi ini merupakan bagian dari upaya Seksi Pendidikan Agama Islam dalam memberikan pendampingan kepada guru agar seluruh proses administrasi berjalan lancar dan sesuai regulasi yang berlaku.
H. Yeffirman menyampaikan, untuk hari ini, layanan konsultasi diberikan kepada beberapa guru, di antaranya Guru PAI dari SDI Exelen dan Guru PAI dari SDIT Cahaya Hati.
"Dengan membawa dokumen lengkap, In Syaa Allah proses pendaftaran Guru PAI pada Aplikasi SIAGA dapat terlaksana secara tertib, akurat dan cepat serta tanpa biaya atau pungutan. Seluruh proses gratis," ulasnya
"Terimakasih kepada guru PAI yang telah melengkapi data dan dokumen saat melakukan konsultasi, sehingga tidak repot untuk bolak-balik dalam pengurusan. Kami berkomitmen untuk terus melakukan upaya maksimal dalam mendukung peningkatan kualitas layanan pendidikan agama di Kota Bukittinggi," tandasnya
(Andreas)
Via
agama
Posting Komentar