-->
Telusuri
24 C
id
  • Berita Terkini
  • Profil
  • Movies
  • News
detikjamgadang
  • Beranda
  • Video
    • Semua Video
    • Adat & Budaya
    • Pendidikan
    • Wisata
  • Kategori
    • Berita Terkini
    • Nasional
    • Politik
    • Ekonomi
    • Olahraga
  • Menu
    • 🏠 Beranda
    • Bukittinggi
    • Kabupaten Agam
    • Sumatera Barat
    • Nasional
    • Adat & Budaya
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Motivasi
    • Opini
    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Kontak
    • Privacy Policy
Telusuri
Beranda agama Jaga Lisan, Jaga Kehidupan: Pesan Akhlak dalam Program Pesantren Lapas
agama

Jaga Lisan, Jaga Kehidupan: Pesan Akhlak dalam Program Pesantren Lapas

adm
adm
07 Sep, 2026 0 0
Jaga Lisan, Jaga Kehidupan: Pesan Akhlak dalam Program Pesantren Lapas
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

Anda mungkin menyukai postingan ini


Detikjamgadang,bBiaro ; -Jaga lisan, karena dari lisan dapat lahir kebaikan, namun dari lisan pula dapat bermula berbagai perkara yang merusak kehidupan. Hal tersebut ditegaskan oleh Ketua Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) kota Bukittinggi, H. Azerul saat memberikan materi kepada warga binaan di Lapas Kelas IIA Bukittinggi.
Senin, 7 September 2026.

Program Pesantren Lapas terus berlanjut sebagai bagian dari upaya pembinaan keagamaan dan pembentukan akhlak bagi warga binaan. Kali ini, warga binaan Lapas Kelas IIA Bukittinggi mendapatkan materi tentang pentingnya menjaga lisan.

Materi yang disampaikan mengangkat tema tentang lisan sebagai salah satu kunci dalam menjaga perilaku dan akhlak seseorang.
H. Azerul mengutip sebuah hadis riwayat Imam At-Tirmidzi tentang dialog Rasulullah SAW dengan sahabat Mu'adz bin Jabal.

"Hai Mu'adz, maukah aku beritahu kepadamu kunci segala perkara?" Mu'adz menjawab, "Mau, ya Rasulullah." Rasulullah kemudian menjawab, "Jaga ini!" sambil beliau memegang lidahnya," ungkap H. Azerul.

Menurutnya, hadis tersebut mengandung pesan mendalam tentang betapa pentingnya menjaga setiap perkataan yang keluar dari lisan. Lisan yang tidak dijaga dapat menjadi sumber berbagai persoalan, sementara lisan yang digunakan dengan baik dapat menjadi jalan untuk menebarkan kebaikan.
H. Azerul menjelaskan sedikitnya empat pesan penting dalam menjaga lisan.

"Pertama, setiap orang harus senantiasa menjaga lisannya dalam kehidupan sehari-hari. Kedua, seseorang hendaknya merenungkan terlebih dahulu setiap perkataan yang akan diucapkan agar tidak menimbulkan penyesalan di kemudian hari," terangnya.

"Ketiga, diam lebih baik daripada mengucapkan perkataan yang sia-sia, terlebih lagi perkataan yang mengandung celaan, gunjingan, fitnah dan hal-hal lain yang dapat menyakiti orang lain," ulasnya.

"Keempat, setiap perkataan yang diucapkan manusia tidak pernah luput dari pengawasan Allah SWT karena terdapat malaikat yang senantiasa mencatat setiap ucapan, sebagaimana dijelaskan dalam Al-Qur'an Surat Qaaf ayat 18," jelasnya.

"Sejalan dengan materi ini, mari kita jadikan sebagai sarana memperbaiki diri, termasuk dalam menjaga perkataan dan membangun akhlak mulia," ajaknya.

"In Syaa Allah program pesantren lapas akan menjadi ruang pembinaan spiritual yang memberikan bekal keagamaan kepada warga binaan, sehingga mampu menumbuhkan kesadaran, memperkuat keimanan serta membentuk pribadi yang lebih baik dalam menjalani kehidupan," tandasnya.
(Andreas)
Via agama
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Posting Komentar


  • Bukittinggi

Total Tayangan Halaman

Featured Post

Tingkatkan Kapasitas Pendidik, SMP Islam Al Ishlah Bukittinggi Gelar Seminar Bersama Ust. Adriano Rusfi

adm- 20.05 0
Tingkatkan Kapasitas Pendidik, SMP Islam Al Ishlah Bukittinggi Gelar Seminar Bersama Ust. Adriano Rusfi
DETIKJAMGADANG.com– Dalam upaya terus meningkatkan kualitas pendidik dan menyelaraskan pola pendampingan siswa, SMP Islam Al Ishlah Bukittinggi me…


arsip

  • 2026290
  • 202533
  • 202479

Cari Blog Ini

Most Popular

Perjalanan seorang pendidik dari guru honorer, pengabdian di perantauan, hingga dipercaya memimpin sekolah di kampung halaman.

Perjalanan seorang pendidik dari guru honorer, pengabdian di perantauan, hingga dipercaya memimpin sekolah di kampung halaman.

22.06
Mengenal Rodi, S.Ag., M.Pd.: Lebih dari Dua Dekade Mengabdi, Kini Memimpin SD Negeri 02 Magek

Mengenal Rodi, S.Ag., M.Pd.: Lebih dari Dua Dekade Mengabdi, Kini Memimpin SD Negeri 02 Magek

01.49
Menjaga Al-Qur’an, Menebar Keberkahan: Staf WPC Sri Eka Melati Raih Juara 1 Cabang Hiasan Kaligrafi Putri MTQ Kampar ke-55

Menjaga Al-Qur’an, Menebar Keberkahan: Staf WPC Sri Eka Melati Raih Juara 1 Cabang Hiasan Kaligrafi Putri MTQ Kampar ke-55

01.07
detikjamgadang

Tentang Kami

Media Informasi, edukasi, dan inspirasi yang menghubungkan masyarakat dengan pengetahuan, peluang, dan perkembangan terkini. Dengan semangat profesionalisme dan inovasi, kami terus berupaya menghadirkan konten yang informatif, mencerdaskan, serta memberikan manfaat nyata bagi pembaca di seluruh Indonesia. .

Contact us: adm@detikjamgadang.com
Copyright©2026 detikjamgadang.com