Detikjamgadang,Bukittinggi--Kementerian Agama Kota Bukittinggi melalui Seksi Pendidikan Agama Islam (PAI) terus memperkuat sinergi dan kolaborasi bersama guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan keagamaan. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Ngobrol Pendidikan Islam (NGOPI) PAI yang dirangkai dengan pengukuhan panitia serta rapat persiapan Pentas PAI Tingkat Kota Bukittinggi Tahun 2026.
Bertempat di Aula Kantor Kemenag setempat.
Selasa, 29 September 2026.
Pelaksanaan Pekan Keterampilan dan Seni Pendidikan Agama Islam (Pentas PAI) tingkat Kota Bukittinggi akan diselenggarakan sejak tanggal 30 Oktober sampai dengan 3 November 2026.
Kegiatan tersebut dipimpin Kepala Seksi PAI Kemenag Kota Bukittinggi, H. Tamrin, didampingi Pengawas PAI, Syahniar, serta pelaksana pada Seksi PAI. Pertemuan turut dihadiri Pengurus Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (AGPAII) beserta jajaran dan guru PAI se-Kota Bukittinggi.
NGOPI PAI menjadi ruang komunikasi dan koordinasi antara Kemenag, pengawas, organisasi profesi, dan guru PAI untuk menyatukan langkah dalam pelaksanaan program. Forum tersebut sekaligus menjadi momentum mematangkan berbagai persiapan Pentas PAI agar dapat terlaksana secara terarah, tertib, dan memberikan dampak positif bagi peserta didik.
Dalam arahannya, H. Tamrin menyampaikan bahwa kepanitiaan Pentas PAI telah dibentuk dan selanjutnya seluruh panitia diharapkan dapat menjalankan tugas dengan maksimal sesuai tanggung jawab masing-masing.
“Panitia Pentas PAI sudah dibentuk. Mari bekerja dengan maksimal. Jangan jalan sendiri, kita bersama. Setiap program dan kegiatan mari kita diskusikan sehingga seluruh persiapan matang dan sukses pelaksanannya,” ujar H. Tamrin.
Ia menekankan pentingnya kekompakan dan kerja sama dalam setiap tahapan persiapan. Menurutnya, keberhasilan sebuah kegiatan tidak hanya ditentukan oleh kesiapan teknis, tetapi juga oleh soliditas seluruh unsur yang terlibat.
“Mari kita jaga kekompakan dan kerja sama tim. Kita harus solid agar kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar dan sukses,” tegasnya.
Melalui NGOPI PAI, Kemenag Kota Bukittinggi tidak hanya membahas persiapan sebuah agenda kompetisi, tetapi juga membangun komunikasi yang lebih kuat dengan guru PAI.
"Dengan semangat kebersamaan dan kolaborasi, In Syaa Allah kita mampu menghadirkan Pentas PAI yang berkualitas sekaligus menjadi ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan potensi, kreativitas, dan kecintaan terhadap pendidikan agama Islam," harapnya.
"Semoga Pentas PAI Tingkat Kota Bukittinggi Tahun 2026 terlaksana dengan baik dan menjadi wadah pembinaan yang memberi pengalaman positif serta memperkuat karakter keislaman peserta didik," pungkasnya.
(Andreas)
Via
agama
Posting Komentar