Detikjamgadang,Bukittinggi--Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi, H. Irwan didampingi Kepala Subbagian Tata Usaha, Hj. Tri Andriani Djusair, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, Aldy Heko Putra, Penyelenggara Zakat Wakaf, Husnul Bashir dan Pengawas Madrasah, menyerahkan penghargaan kepada 33 orang siswa pemenang Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) tingkat Kota Bukittinggi.
Bertempat di Aula Kantor Kemenag setempat.
Selasa, 29 September 2026.
OMI Tingkat Kota Bukittinggi Tahun 2026 diselenggarakan pada tanggal 7 sampai dengan 9 september lalu, para pemenang terdiri dari 11 orang peraih Juara I, 11 orang peraih Juara II dan 11 orang peraih Juara III pada bidang mata pelajaran Matematika, Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), Fisika, Geografi, Biologi, Ekonomi, Kimia dan Ilmu Pengetahuan Sosial lainnya.
H. Irwan menyampaikan apresiasi kepada panitia pelaksana yang telah sukses menggelar kegiatan. Ia juga menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya kepada seluruh peserta yang telah berhasil menorehkan prestasi pada ajang OMI Tingkat Kota Bukittinggi.
Menurutnya, OMI bukan semata-mata ajang untuk menentukan siapa yang menjadi juara, tetapi juga menjadi wadah strategis dalam menemukan, mengembangkan dan mengasah talenta terbaik generasi muda di bidang akademik.
"Kami mengucapkan terimakasih kepada panitia pelaksana yang telah sukses menyelenggarakan kegiatan, serta selamat kepada seluruh siswa yang telah berhasil meraih prestasi dalam Olimpiade Madrasah Indonesia Tingkat Kota Bukittinggi. Prestasi ini merupakan hasil dari kerja keras, semangat belajar, dukungan orang tua serta bimbingan para guru dan pembina," ujar Irwan.
"Kepada kepala madrasah, kepala sekolah beserta seluruh pembimbing dan pendamping mari kita persiapkan anak-anak kita dengan baik untuk mengikuti OMI tingkat provinsi Sumatera Barat," ajaknya.
Kakan Kemenag juga menegaskan, untuk sukses mengikuti dan mengukir prestasi pada ajang selanjutnya harus saling mendukung antara satu dengan yang lain. Ia menekankan, tidak ada perbedaan anak madrasah dengan anak dari sekolah umum, karena yang ada hanyalah kota Bukittinggi.
"Mari saling mendukung, berkolaborasi dan berkomitmen bahwa semua anak-anak hebat ini adalah utusan kota Bukittinggi, bukan lagi memperkuat madrasah atau sekolah, tetapi mereka akan berjuang atas nama daerah," tegasnya.
Kakan Kemenag melanjutkan dan memberi semangat kepada para pemenang, bahwa keikutsertaan pad ajang provinsi merupakan kesempatan terbaik untuk menunjukkan kemampuan pada panggung nasional.
"Mari terus mengasah kemampuan, tingkatkan semangat belajar. Jadikan OMI kemarin untuk melakukan evaluasi, sehingga soal-soal yang dirasa sulit dapat dikomunikasikan dengan para guru pembimbing dan pendamping. Ini adalah kesempatan emas untuk mengukir prestasi di tingkat provinsi dan menunjukkan kemampuan ditingkat nasional," ulasnya.
"Untuk itu, kepada ananda semua jangan lupa berdoa, beribadah, mohon restu kedua orang tua dan guru serta para pembimbing. Jaga kesehatan dan tetap fokus. Kepada guru dan pendamping, agar terus mendukung serta memberikan pendampingan maksimal. Jauhkan anak-anak dari hal-hal yang dapat mengganggu konsentrasi mereka," tambahnya.
"Kami yakin dan percaya ananda semua memiliki potensi yang luar biasa. Selamat mengikuti OMI tingkat provinsi, kita doakan ananda semua, sukses mengikuti dan sukses meraih prestasi," pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, Aldy Heko Putra menyampaikan, bahwa prestasi yang diperoleh pada ajang OMI menjadi tolak ukur untuk meningkatkan prestasi pada masa yang akan datang.
"Selamat kepada ananda semua, beserta kepala madrasah, kepala sekolah dan guru pendamping. Prestasi hari ini, menjadi tolak ukur sekaligus ajang evaluasi bagi kita semua, sehingga mampu menjadi lebih baik untuk mengukir prestasi yang lebih gemilang," ungkap Aldy Heko Putra.
"In Syaa Allah pelaksanaan OMI tingkat provinsi Sumatera Barat akan diselenggarakan pada tanggal 5-6 Oktober mendatang. OMI diselenggarakan di daerah masing-masing. Untuk Kota Bukittinggi, titik lokasi pelaksanaan adalah di MTsN 2 Bukittinggi," tandasnya.
(Andreas)
Via
agama
Posting Komentar