DETIKJAMGADANG.ComBukittinggi,--Dalam upaya memperkuat sinergi kelembagaan dan membuka peluang kerjasama yang bermanfaat bagi masyarakat, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi, H. Irwan, menerima kunjungan Pimpinan Bank Syariah Indonesia (BSI) Cabang Bukittinggi, Dicky Satria beserta tim.
Bertempat di ruang kerjanya.
Kamis, 15 Oktober 2026.
Kunjungan tersebut menjadi momentum silaturahmi sekaligus langkah awal dalam mempersiapkan kerjasama yang diharapkan dapat membangun komunikasi yang baik, menyelaraskan potensi masing-masing lembaga serta merumuskan bentuk kolaborasi yang memberikan manfaat nyata.
Dalam suasana penuh keakraban, kedua pihak membangun komunikasi dan menjajaki peluang sinergi sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing yang tidak hanya mempererat hubungan antar lembaga, tetapi juga mendukung peningkatan kualitas layanan dan penguatan program yang berdampak positif bagi aparatur Kementerian Agama maupun masyarakat.
Sinergi antara lembaga pemerintah dan perbankan syariah memiliki potensi strategis dalam mendukung pelayanan yang lebih efektif, penguatan literasi keuangan syariah serta pengembangan berbagai program yang sejalan dengan kebutuhan masyarakat.
Kepala Kantor Kemenag Kota Bukittinggi, H. Irwan, menyambut baik kunjungan tersebut sebagai bagian dari upaya membangun kemitraan yang produktif dan berkelanjutan. Menurutnya, silaturahmi dan komunikasi yang terbuka merupakan fondasi penting dalam mewujudkan kerja sama yang terarah, saling mendukung, dan memberikan nilai tambah bagi kedua belah pihak.
“Kerjasama yang baik harus dibangun atas dasar komunikasi, kepercayaan dan komitmen bersama. Kita berharap penjajakan ini dapat ditindaklanjuti menjadi kolaborasi yang konkret, sehingga kehadiran kedua lembaga benar-benar memberikan manfaat dan dampak positif bagi masyarakat,” ujar H. Irwan.
Melalui kunjungan ini, Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi dan BSI Cabang Bukittinggi diharapkan dapat menindaklanjuti komunikasi awal dengan pembahasan yang lebih teknis, sehingga peluang kerjasama dapat dirumuskan secara terencana, sesuai ketentuan yang berlaku dan berorientasi pada kemanfaatan bersama.
"Silaturahmi ini menjadi langkah bagian untuk memperkuat hubungan kelembagaan sekaligus membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dalam mendukung pelayanan publik dan pembangunan masyarakat yang berlandaskan nilai-nilai syariah," terang Dicky Satria.
(Andreas)
Via
Kemenag
Posting Komentar