-->
Telusuri
24 C
id
  • Berita Terkini
  • Profil
  • Movies
  • News
detikjamgadang
  • Beranda
  • Video
    • Semua Video
    • Adat & Budaya
    • Pendidikan
    • Wisata
  • Kategori
    • Berita Terkini
    • Nasional
    • Politik
    • Ekonomi
    • Olahraga
  • Menu
    • 🏠 Beranda
    • Bukittinggi
    • Kabupaten Agam
    • Sumatera Barat
    • Nasional
    • Adat & Budaya
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Motivasi
    • Opini
    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Kontak
    • Privacy Policy
Telusuri
Beranda budaya hotnews pendidikan Diplomasi Publik dan Soft Power Suatu Negara
budaya hotnews pendidikan

Diplomasi Publik dan Soft Power Suatu Negara

adm
adm
18 Sep, 2024 0 0
Diplomasi Publik dan Soft Power Suatu Negara
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

Anda mungkin menyukai postingan ini


detikjamgadang.com; “The gentle art of gastronomy is a friendly one. It hurdles the language barrier, makes friends among civilized people, and warms the heart.” – Samuel Chamberlain

Saya pun mengutip apa yang disampaikan oleh Toshiya Nakamura dalam artikel “Japans New Public Diplomacy: Coolnessin Foreign Policy Objectives mengatakan bahwa Diplomasi Publik sendiri adalah satu metode untuk meningkatkan soft power dan diplomasi project suatu negara sebagaimana soft power itu sendiri memberikan pengaruh yang signifikan pada pencapaian-pencapaian diplomatik sebuah negara”.


Diplomasi menjadi sebuah alat dalam usaha sebuah negara mencapai tujuan politis dan promosi negara di dunia internasional. 

Dalam teori hubungan internasional, istilah people to people contact menargetkan masyarakat sebagai komunitas internasional, yang perlu dipengaruhi melalui cara diplomasi yang lebih familiar dan lebih cair. 

Sebagian kalangan menyebutkan cara ini sebagai bentuk diplomasi yang didefinisikan sebagai usaha dari satu atau lebih aktor internasional untuk mempengaruhi lingkungan internasional lewat hubungan langsung dengan publik luar negeri.

Untuk menguatkan tulisan ini saya juga mengutip artikel George F. Kennan dalam Foreign Affairs yang berjudul “Diplomacy Without Diplomats” sangat menarik dan relevan dengan diplomasi publik. Kennan mengemukakan bagaimana Amerika Serikat yang mulai merasakan aktivitas diplomasi Amerika Serikat yang terfragmentasi, sehingga diperlukan people to people contact.

Hubungan antar individu kini semakin mudah dan kian bebas, mampu melewati batas negara di belahan dunia manapun dapat dilakukan secara mudah dan cepat. 

Salah satunya adalah melalui diplomasi kebudayaan yang bertujuan mempengaruhi pendapat umum masyarakat dalam upaya mendukung tercapainya kepentingan nasional. 

Salah satu cabang yang tumbuh dan berkembang secara kreatif dan dinamis adalah kuliner. Produk ini dalam perjalanan sejarah bangsa Indonesia selain menampilkan corak budaya yang khas, juga telah berperan secara nyata dalam meningkatkan pertumbuhan perekonomian. 

Hal ini yang kemudian dimanfaatkan Indonesia melalui kuliner khas nusantara sebagai alat diplomasi. 

Diplomasi melalui makanan ini dikenal dengan istilah gastro diplomacy.

Gastro Diplomacy itulah salah satu issue hangat yang menjadi pembicaraan Bapak Audy Joinaldy-Wakil Gubernur Sumatra Barat bersama tamu beliau Ibu Ani Nigeriawati-Direktur Diplomasi Publik Kementrian Luar Negeri Republik lndonesia yang bertempat di ruang dinas Wakil Gubernur tadi pagi (Selasa 17 September 2024),

Wakil Gubernur menyambut gembira pertemuan ini. Dengan adanya rencana acara gatro diplomacy ini, salah satunya dengan mengundang para Duta Besar negara sahabat ke Sumatera Barat. Mereka tentu saja dapat menikmati ragam seni dan budaya kuliner yang keberadaannya tidak perlu diragukan lagi. 

Kekayaan kuliner yang merupakan kearifan lokal patut dipertahankan sebagai ciri khas. Selain itu para tamu akan sajian hiburan lokal yang kaya akan nilai budaya dan tentu saja sekaligus dapat memperkenalkan object wisata yang indah di ranah minang. Ini semua tentu akan dapat memanjakan para tamu undangan. Yang jelas, ini semua dalam rangka mempromosikan SUMBAR kepada mancanegara.

Selain saya, turut hadir mendampingi Wagub tadi, yaitu bagian pemerintahan bidang kerjasama luar negeri dan Sekretaris Dinas Pariwisata.

* Penulis :Dr. H. Gusrizal Datuak Salubuak Basa

Staf Bidang Hubungan Luar Negeri Universitas Fort de Kock (UFDK) dan Staf Ahli Luar Negeri Walikota Bukittinggi ( 2010 - 2012 )

Via budaya
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Posting Komentar


  • Bukittinggi

Total Tayangan Halaman

Featured Post

Konsultasi Pendirian TQA, Dorong Penguatan Pendidikan Al-Qur’an di Masyarakat

adm- 23.45 0
Konsultasi Pendirian TQA, Dorong Penguatan Pendidikan Al-Qur’an di Masyarakat
Detikjamgadang Bukittinggi-- Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus mendukung terlaksananya kegiatan keagamaan di tengah masyarakat…

arsip

  • 2026197
  • 202533
  • 202479

Cari Blog Ini

Most Popular

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di SDN 01 Campago Ipuh: Meneladani Akhlak Rasulullah Menuju Murid PROGRESIF yang Religius

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di SDN 01 Campago Ipuh: Meneladani Akhlak Rasulullah Menuju Murid PROGRESIF yang Religius

20.39
Tingkatkan Semangat Belajar Al-Qur'an, Kelompok Lansia Mengaji As-Sunnah Sarojo Gelar Evaluasi Tahap I

Tingkatkan Semangat Belajar Al-Qur'an, Kelompok Lansia Mengaji As-Sunnah Sarojo Gelar Evaluasi Tahap I

06.43
BKMT Kota Bukittinggi Salurkan Bantuan Produktif Korban Kebakaran: Satu Unit Gerobak dan Satu Paket Alat Perbengkelan

BKMT Kota Bukittinggi Salurkan Bantuan Produktif Korban Kebakaran: Satu Unit Gerobak dan Satu Paket Alat Perbengkelan

03.09
detikjamgadang

Tentang Kami

Media Informasi, edukasi, dan inspirasi yang menghubungkan masyarakat dengan pengetahuan, peluang, dan perkembangan terkini. Dengan semangat profesionalisme dan inovasi, kami terus berupaya menghadirkan konten yang informatif, mencerdaskan, serta memberikan manfaat nyata bagi pembaca di seluruh Indonesia. .

Contact us: adm@detikjamgadang.com
Copyright©2026 detikjamgadang.com