budaya
dakwah
hotnews
pendidikan
Pembinaan: Bangun Jembatan Hati, Laksanakan Tusi dan Berinovasi
Bukittinggi, Humas--Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan, Kepala Kantor Kementerian Agama kota Bukittinggi, H. Irwan didampingi Kepala Seksi Bimas Islam, H. Zulfikar melakukan pertemuan sekaligus memberikan pembinaan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan Kantor Urusan Agama (KUA) se-kota Bukittinggi.
Bertempat di Aula Kantor Kemenag setempat.
Selasa, 2 Juni 2026.
Kegiatan diikuti oleh seluruh Kepala KUA, Penghulu, Penyuluh dan ASN KUA se-kota Bukittinggi.
Kakan Kemenag kota Bukittinggi, H. Irwan menyebutkan bahwa Kantor Urusan Agama merupakan ujung tombak Kementerian Agama yang didalamnya terdapat para ASN yang berbaur dan memberikan layanan langsung kepada masyarakat.
"Sebagai garda terdepan tentunya harus dibarengi dengan tampilan yang indah melalui layanan terbaik dan ramah. Keindahan tersebut semakin memancar ketika seorang ASN mampu melaksanakan tugas dan fungsi dengan sebaik-baiknya," ujar H. Irwan
Selanjutnya Kakan Kemenag mengingatkan dengan semakin rampingnya fungsi Kementerian Agama saat ini, maka seluruh ASN agar bergerak lebih cepat serta menampakkan hasil nyata dari setiap program yang diselenggarakan. Ia menegaskan, agar masing-masing KUA segera berinovasi. Sedangkan penyuluh harus ada inovasi pada objek binaan minimal 1 perkelurahan.
"Saat ini fungsi Kementerian Agama semakin ramping. Yaitu fungsi agama dan fungsi pendidikan. Fungsi agama dijalankan oleh Bimas dan Penyelenggara Zakat Wakaf. Sementara fungsi pendidikan dilaksanakan oleh Seksi Pendidikan Madrasah, Pendidikan Agama Islam dan Pendidikan Diniyah Dan Pondok Pesantren. Untuk itu, mari bergerak lebih cepat dan bekerja nyata dalam menuntaskan setiap program dan kegiatan," terangnya
"Mari bekerja terukur, memiliki konsep yang jelas dan terencana. Untuk itu, kami tegaskan agar setiap KUA agar segera menyiapkan inovasi dalam waktu dua bulan kedepan. Kepada penyuluh harus memiliki inovasi pada objek binaan minimal 1 perkelurahan," tegasnya
H. Irwan mengajak seluruh Penyuluh Agama dengan tugas-tugas penerangan dan bimbingan kepada umat, agar melakukan identifikasi wilayah sehingga dapat mempersiapkan program yang tepat untuk melahirkan sebuah inovasi.
Ia menegaskan, setiap pekerjaan yang dilakukan berbekas, seperti bimbingan penyuluhan terkait penyelenggaraan jenazah ataupun pembinaan bagi warga yang ada di lembaga pemasyarakatan.
"Setiap pekerjaan yang kita lakukan harus berbekas, sehingga memiliki bukti nyata yang manfaatnya dirasakan oleh umat dan masyarakat. Yang hebat, bukan ketika meraih banyaknya penghargaan, tetapi yang hebat adalah ketika ASN Kemenag berhasil mendekatkan umat dengan ajaran agama," tegasnya
"Mari buat terobosan baru dalam mendukung serta mewujudkan fungsi agama ditengah masyarakat. Diantaranya program bimbingan penyelenggaraan jenazah pada setiap kelurahan dan bimbingan bagi narapidana di lembaga pemasyarakatan. Sehingga, disetiap kelurahan nantinya ada kelompok yang benar-benar terlatih dalam hal penyelenggaraan jenazah. Begitu pula pembinaan bagi warga Lapas, meski mereka masuk sebagai napi, namun di tangan penyuluh mereka keluar sebagai da'i," ulasnya
H. Irwan menambahkan agar masing-masing KUA melakukan pembenahan baik pada program maupun terkait hubungan sesama ASN. Ia mengingatkan bahwa, kunci keberhasilan adalah kebersamaan.
"Mari jadikan tempat kerja sebagai ladang persaudaraan. Bangun suasana hati, sehingga tercipta lingkungan kerja yang nyaman penuh rasa kekeluargaan, karena kunci keberhasilan adalah kebersamaan," imbuhnya
H. Irwan mengakhiri arahannya dengan mengajak seluruh ASN untuk membiasakan puasa sunah setiap hari kamis. Selain melaksanakan sunnah, berpuasa setiap hari kamis menjadi ciri khas insan Kementerian Agama.
(Andreas)
Via
budaya
Posting Komentar