Detikjamgadang,Bukittinggi--Mengawali pelaksanaan tugas dan aktivitas kedinasan, seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi mengikuti apel pagi.
Bertempat di Halaman Kantor Kemenag setempat.
Senin, 24 Agustus 2026.
Apel pagi dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi, H. Irwan, dan dihadiri Kasubbag Tata Usaha, para Kepala Seksi, Penyelenggara, Pengawas, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA), Kepala Madrasah, Kepala Urusan Tata Usaha (Kaur TU), serta sejumlah ASN KUA dan madrasah di lingkungan Kementerian Agama Kota Bukittinggi.
Dalam amanatnya, H. Irwan menegaskan bahwa apel pagi bukan sekadar rutinitas kedinasan, tetapi menjadi salah satu instrumen penting dalam membangun kedisiplinan, ketaatan, dan kepatuhan ASN terhadap tugas yang telah diamanahkan oleh negara serta ketentuan peraturan perundang-undangan.
“Sepanjang tidak ada halangan syar’i, maka apel wajib diikuti oleh seluruh ASN. Ini menjadi wujud ketaatan dan kepatuhan kita terhadap tanggung jawab dan regulasi,” tegasnya.
Lebih lanjut, H. Irwan mengajak seluruh ASN untuk terus meningkatkan semangat pengabdian dan memberikan kinerja terbaik dalam menjalankan setiap amanah. Menurutnya, setiap program dan pekerjaan yang dilaksanakan harus memberikan dampak positif, tidak hanya bagi pribadi dan institusi, tetapi juga bagi masyarakat dan umat.
“Mari terus berbuat dan maksimal dalam melaksanakan tugas, sehingga setiap program berdampak bukan hanya untuk diri pribadi, tetapi juga untuk umat,” ajaknya.
Ia menekankan bahwa keberhasilan Kementerian Agama dalam menjalankan program tidak semata-mata diukur dari terlaksananya kegiatan, tetapi juga dari sejauh mana program tersebut mampu memberikan manfaat dan mendekatkan masyarakat kepada nilai-nilai serta ajaran agama.
“Kalau kita sudah mampu mendekatkan umat dengan ajaran agamanya, maka Kementerian Agama sukses dalam melaksanakan program. Kesuksesan tersebut tentunya dimulai dari masing-masing pribadi kita,” jelasnya.
H. Irwan berharap, komitmen terhadap kedisiplinan, tanggung jawab, dan pelayanan kepada masyarakat terus tumbuh dalam diri setiap ASN. Ia juga mengingatkan bahwa pengabdian yang dilakukan dengan sungguh-sungguh merupakan bagian dari ikhtiar untuk meraih keberhasilan, baik dalam kehidupan dunia maupun akhirat.
“Sehingga mengantarkan kita menjadi pribadi yang sukses dunia dan akhirat. Insya Allah, kesuksesan ini mengantarkan kita nanti dapat bertemu Tuhan dengan kepala berdiri,” pungkasnya.
(Andreas)
Via
agama
Posting Komentar