Detikjamgadang, Bukittinggi— Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia, Lembaga Amil Zakat (LAZ) Ashpen menggandeng Indofinite Psychology Center sebagai mitra kolaborasi dalam menggelar aksi sosial bertajuk “Merdeka Bersama Yatim: Generasi Merdeka, Generasi Anti-Bullying.”
Kegiatan yang mengusung semangat kemerdekaan, kepedulian, dan penguatan karakter generasi muda ini ditujukan bagi anak-anak yatim serta orang tua atau pendamping mereka. Kegiatan berlangsung di objek wisata alam Tabiang Barasok, Kelurahan Bukit Apit Puhun, Bukittinggi, pada Senin (17/8/2026), pukul 14.00 WIB hingga 17.30 WIB.
Mengusung semangat perjuangan Kemerdekaan RI, kolaborasi ini dirancang untuk membentuk karakter Yatim Fighter—generasi mandiri yang pantang menyerah dan siap menjadi pejuang bagi dirinya sendiri serta masa depan keluarganya, khususnya yang berada di bawah garis kemiskinan.
Sebagai mitra kolaborasi di bidang kesehatan mental, Indofinite Psychology Center menerjunkan tim profesionalnya untuk fokus pada pencegahan dan penanganan perundungan (bullying). Founder Indofinite Psychology Center, Rashida Anggun Intan, S.Psi., M.Psi., Psikolog, menyampaikan bahwa kemitraan ini merupakan wujud tanggung jawab moral lembaganya untuk menebar edukasi kesehatan mental ke tengah masyarakat.
"Kemerdekaan bangsa harus dimulai dari kemerdekaan mental anak-anak kita. Melalui kolaborasi bersama LAZ Ashpen ini, kami memberikan edukasi dan dukungan psikologis agar anak-anak yatim memiliki ketahanan diri dan rasa percaya diri yang kuat, sehingga tidak rentan menjadi korban maupun pelaku bullying," ujar Rashida Anggun Intan.
Ia juga menambahkan rencana kelanjutan dari kolaborasi ini. "Ke depan, bersama Ashpen kita juga akan membentuk program relawan sosok pengganti ayah, karena figur ini sangat dibutuhkan oleh anak-anak yatim dan tidak sepenuhnya bisa digantikan oleh seorang ibu," tambahnya.
Tim psikolog profesional dari Indofinite Psychology Center, Asiah Rifka Hasanah, S.Psi., M.Psi., Psikolog, turut memberikan sesi psikoedukasi dan pendampingan interaktif. Sesi ini merangkul para orang tua yatim agar mampu menciptakan pola asuh yang suportif di rumah. Melalui kerja sama ini, LAZ Ashpen dan Indofinite Psychology Center juga menyediakan layanan konsultasi psikologi awal bagi anak dan orang tua yang membutuhkan pendampingan lebih lanjut.
Selain penguatan psikologis bersama mitra, sisi spiritualitas peserta dibina melalui pembekalan motivasi keimanan oleh Dr. (Cand) Syamsul Bahri, S.H.I., M.A. Suasana acara semakin hangat dengan sesi fun games interaktif dan pembagian hadiah bagi seluruh anak.
"Terima kasih banyak kepada para donatur Ashpen atas hadiahnya," tutur Adhit, salah satu anak yatim, penuh gembira di depan kamera handphone.
Penanggung Jawab Acara, Sriwahyuni, S.TP., menyampaikan apresiasinya atas kolaborasi yang terjalin serta dukungan para donatur.
"Selain pembinaan iman dan psikologis hasil kolaborasi dengan Indofinite, Ashpen juga menyalurkan Paket Pendidikan berupa perlengkapan sekolah serta Paket Yatim Bahagia berupa bantuan makanan. Di tengah kondisi ekonomi yang sulit, kami ingin memastikan anak-anak yatim tidak berjuang sendirian," tutup Sriwahyuni.
Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk pengelola objek wisata Tabiang Barasok sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan.
Dukungan penuh turut diberikan oleh Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Tabiang Barasok, Pak Anton, yang menyambut baik pelaksanaan kegiatan sosial tersebut. Dukungan tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan nyaman, aman, dan sukses.
Kolaborasi antara LAZ Ashpen, Indofinite Psychology Center, pengelola Tabiang Barasok, serta berbagai pihak pendukung lainnya menjadi bukti bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui kepedulian, kebersamaan, dan gotong royong. Dengan dukungan tersebut, kegiatan “Merdeka Bersama Yatim” dapat terlaksana dengan penuh kehangatan dan memberikan pengalaman positif bagi anak-anak yatim beserta para pendampingnya. (SR)
Via
Agama
Posting Komentar