DETIKJAMGADANG
Bukittinggi--Komitmen memperkuat pembinaan keagamaan dan membangun karakter generasi muda terus diwujudkan melalui kolaborasi lintas sektor. Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi, H. Irwan, didampingi Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren, Zulfabriandi, menghadiri Rapat Koordinasi pelaksanaan Program Unggulan Surau Gemilang.
Bertempat di Aula Lantai III Balai Kota Bukittinggi.
Jum'at, (30 Oktober 2026.
Rapat koordinasi tersebut dipimpin oleh Wakil Walikota Bukittinggi, H. Ibnu Asis, dan diikuti sejumlah pemangku kepentingan terkait. Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya mematangkan konsep, menyatukan persepsi, serta membangun sinergi dalam mewujudkan program Surau Gemilang agar dapat berjalan terarah dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Dalam arahannya, H. Ibnu Asis menyampaikan bahwa rapat koordinasi ini merupakan langkah konkret untuk merumuskan program Surau Gemilang secara lebih komprehensif sehingga pelaksanaannya sesuai dengan tujuan yang diharapkan.
Sebagai tahap awal, Pemerintah Kota Bukittinggi akan mengambil sejumlah masjid dan surau di setiap kecamatan sebagai lokasi percontohan atau pilot project. Melalui langkah tersebut, konsep dan pola pelaksanaan program dapat diuji, dievaluasi serta disempurnakan sebelum dikembangkan secara lebih luas.
Ia mengajak seluruh peserta dan pemangku kepentingan untuk membangun kolaborasi serta memperkuat sinergi. Menurutnya, keberhasilan Surau Gemilang tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh unsur masyarakat.
“Pertemuan hari ini menjadi langkah awal yang positif. Kita ingin Surau Gemilang benar-benar hadir sebagai sebuah gerakan bersama, bukan sekadar program, sehingga masjid dan surau kembali menjadi pusat pembinaan umat serta pembentukan karakter generasi muda,” ungkapnya.
Pada kesempatan tersebut, Kakan Kemenag Kota Bukittinggi, H. Irwan, menyampaikan apresiasi atas inisiatif Pemerintah Kota Bukittinggi dalam menghadirkan program Surau Gemilang. Menurutnya, program ini merupakan wujud nyata kehadiran pemerintah dalam menjawab berbagai tantangan sosial, khususnya persoalan dekadensi moral dan melemahnya karakter generasi muda.
Ia menilai, Surau Gemilang menjadi langkah strategis untuk mengembalikan fungsi masjid dan surau sebagai pusat pembinaan umat, sekaligus memperkuat nilai-nilai falsafah Minangkabau, Adaik Basandi Syara', Syara' Basandi Kitabullah.
“Surau Gemilang merupakan ikhtiar yang sangat positif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini. Kita tidak cukup hanya mengajak generasi muda untuk datang ke masjid dan surau, tetapi juga harus menjadikan tempat tersebut menarik, produktif, dan mampu menjawab kebutuhan mereka. Di sanalah nilai agama, karakter, ilmu pengetahuan, keterampilan, serta kecintaan terhadap adat dan budaya dapat dibangun secara bersamaan,” tegas H. Irwan.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Kementerian Agama Kota Bukittinggi siap berjalan bersama Pemerintah Kota Bukittinggi dalam mendukung dan menyukseskan program tersebut. Seluruh jajaran Kemenag akan mengambil bagian sesuai tugas dan fungsi masing-masing serta mengawal pelaksanaan program agar berjalan optimal dan berkesinambungan.
Ia juga berharap Surau Gemilang tidak berhenti pada tahap perencanaan dan seremoni semata, melainkan benar-benar menjadi gerakan nyata yang dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terutama dalam membentuk generasi muda yang berakhlak mulia, berilmu, mandiri dan memiliki kepedulian sosial.
“Ketika masjid dan surau hidup dengan aktivitas keagamaan, pendidikan, sosial, ekonomi, olahraga, serta budaya, maka kita sedang membangun fondasi masa depan generasi muda. Semoga melalui kolaborasi dan komitmen bersama, Surau Gemilang dapat terwujud dan menjadi salah satu ikhtiar menjadikan Kota Bukittinggi sebagai kota yang baldatun thayyibatun warabbun ghafuur,” tutupnya.
(Andreas)
Via
agama
Posting Komentar