DETIKJAMGADANG.com Bukittinggi--Memantapkan langkah pemberdayaan ekonomi umat melalui sinergi lintas lembaga, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi, H. Irwan, melakukan kunjungan ke Kantor Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Bukittinggi.
Senin, 26 Oktober 2026. Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pelaksanaan proyek perubahan Penyuluhan Agama dan Kemandirian Umat (Pena Umat).
Dalam kunjungan tersebut, H. Irwan didampingi Penyelenggara Zakat dan Wakaf, Husnul Bashir, serta pelaksana, Yosa Fitrina. Kedatangan rombongan disambut langsung oleh Ketua Baznas Kota Bukittinggi, Yandri Gusdianto Dt. Alang Batuah bersama jajaran.
Pena Umat merupakan proyek perubahan yang digagas H. Irwan melalui Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II sebagai bagian dari pengembangan kompetensi kepemimpinan strategis. Program ini dirancang untuk mengintegrasikan pembinaan keagamaan dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat, sehingga pelayanan penyuluhan agama tidak hanya memperkuat kehidupan spiritual, tetapi juga mendorong peningkatan kesejahteraan umat.
Dalam pertemuan tersebut, H. Irwan menegaskan pentingnya dukungan dan kolaborasi Baznas dalam menyukseskan program Pena Umat, khususnya dalam penyaluran bantuan pemberdayaan ekonomi kepada masyarakat dan pelaku usaha yang membutuhkan di Kota Bukittinggi. Sinergi ini diharapkan dapat memperkuat peran Kantor Urusan Agama (KUA) revitalisasi sebagai salah satu ujung tombak pelaksanaan program di tengah masyarakat.
Menurutnya, keberhasilan Pena Umat membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari Baznas, Penyelenggara Zakat dan Wakaf, KUA hingga Penyuluh Agama. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memastikan bantuan yang diberikan tepat sasaran, memberikan manfaat berkelanjutan bagi ekonomi dan kualitas keagamaan masyarakat.
“Penyuluh Agama memiliki peran strategis, tidak hanya dalam memberikan pendampingan dan pembinaan keagamaan, tetapi juga dalam memantau perkembangan ekonomi masyarakat penerima manfaat. Dengan pendampingan yang berkelanjutan, kita berharap bantuan yang diberikan dapat menjadi modal untuk membangun kemandirian dan meningkatkan kesejahteraan keluarga,” ungkap H. Irwan.
Ia juga menyampaikan terima kasih atas dukungan dan kontribusi Penyelenggara Zakat dan Wakaf, Baznas, KUA serta Penyuluh Agama di Kota Bukittinggi dalam mendukung pelaksanaan proyek perubahan tersebut.
H. Irwan berharap Pena Umat dapat menjadi inovasi pelayanan yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Selain meningkatkan kualitas kinerja serta memperluas fungsi Penyuluh Agama dan memperkuat sinergi kelembagaan, program ini diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas ibadah sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat penerima manfaat.
Sementara itu, Ketua Baznas Kota Bukittinggi, Yandri Gusdianto Dt. Alang Batuah, menyampaikan komitmen Baznas untuk terus bersinergi dalam mendukung pelaksanaan proyek perubahan Pena Umat. Ia berharap kolaborasi ini dapat memperluas manfaat program pemberdayaan ekonomi umat dan berkontribusi terhadap peningkatan keagamaan dan kesejahteraan masyarakat.
"In Syaa Allah program Pena Umat akan menjadi langkah konkret dalam menghadirkan penyuluhan agama yang lebih berdampak, menghubungkan penguatan spiritual dengan pemberdayaan ekonomi, serta mendorong terwujudnya masyarakat yang religius, mandiri dan sejahtera," harapnya.
(Andreas)
Via
kemenag
Posting Komentar