DETIKJAMGADANG.com
Bukittinggi--Dalam rangka mematangkan persiapan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke-42 tingkat Kota Bukittinggi tahun 2026, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi, H. Irwan, didampingi Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam, H. Zulfikar, menghadiri rapat persiapan yang diselenggarakan Pemerintah Kota Bukittinggi di Aula Lantai III Balai Kota Bukittinggi.
Jumat, 30 Oktober 2026.
Rapat dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Bukittinggi, H. Ibnu Asis, yang juga menjabat sebagai Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Kota Bukittinggi. Turut hadir Kepala Staf Kodim 0304/Agam, Rudi Saragih, Kabag Kesra Syukri Naldi, para Kepala KUA, kepala perangkat daerah, pengurus LPTQ, praktisi MTQ, serta sejumlah pihak terkait.
Dalam arahannya, H. Ibnu Asis menegaskan bahwa MTQ bukan sekadar agenda seremonial atau ajang perlombaan membaca Al-Qur'an, melainkan momentum strategis untuk menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur'an, membangun generasi Qurani, sekaligus mendukung terwujudnya visi Bukittinggi Gemilang.
Ia mengajak seluruh unsur yang terlibat untuk memperkuat sinergi dan memberikan dukungan maksimal demi menyukseskan penyelenggaraan MTQ ke-42. Ia juga berharap kegiatan tersebut dapat berlangsung lancar dan melahirkan qari dan qariah terbaik yang nantinya mampu mengharumkan nama Kota Bukittinggi pada MTQ tingkat Provinsi Sumatera Barat.
"Kami mengajak seluruh unsur untuk bersama-sama, bersinergi dan memberikan dukungan maksimal demi menyukseskan penyelenggaraan MTQ ke-42. sehingga pelaksanaan MTQ terlaksana dengan lancar dan melahirkan qari dan qariah terbaik yang nantinya mampu mengharumkan nama Kota Bukittinggi pada MTQ tingkat Provinsi Sumatera Barat," ucap H. Ibnu Asis.
Senada dengan hal tersebut, Kakan Kemenag Kota Bukittinggi, H. Irwan, menyampaikan bahwa keberhasilan penyelenggaraan MTQ membutuhkan persiapan yang matang dan terkoordinasi. Menurutnya, terdapat sejumlah komponen penting yang harus menjadi perhatian bersama, mulai dari kesiapan kafilah, lokasi dan sarana prasarana, tim penilai atau dewan hakim, hingga kesiapan rangkaian acara pembukaan dan penutupan.
Ia menekankan pentingnya kolaborasi seluruh pemangku kepentingan agar setiap tahapan persiapan dapat terlaksana dengan baik. Dengan koordinasi yang solid, penyelenggaraan MTQ diharapkan tidak hanya sukses dari sisi teknis, tetapi juga memberikan dampak positif bagi penguatan syiar Islam dan pembinaan kehidupan keagamaan masyarakat.
"Kesuksesan MTQ merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, diperlukan komitmen, koordinasi, dan kolaborasi seluruh stakeholder agar pelaksanaannya berjalan optimal serta mampu melahirkan generasi Qurani yang berprestasi," ungkap H. Irwan.
Rapat kemudian dilanjutkan dengan pembahasan teknis pelaksanaan MTQ ke-42, termasuk penyampaian saran, masukan, dan pendapat dari masing-masing unsur yang terlibat. Berbagai hal yang dibahas diharapkan menjadi landasan dalam memantapkan persiapan sehingga pelaksanaan MTQ ke-42 tingkat Kota Bukittinggi tahun 2026 dapat berlangsung sukses, tertib dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
Penyelenggaraan MTQ ke-42 tingkat Kota Bukittinggi akan diselenggarakan pada hari Jum'at dan Sabtu, 20 sampai dengan 21 November 2026.
Bertindak sebagai tuan rumah adalah Kecamatan Guguak Panjang. Pembukaan bertempat di Lapangan Wirabraja (Lapangan Kantin) pada Jum'at pagi, 20 November 2026 dengan penyelenggaraan lomba pada 11 venue yang telah ditetapkan.
(Andreas)
Via
agama
Posting Komentar