DETIKJAMGADANG.com
Bukittinggi--Dalam upaya meningkatkan kualitas keagamaan dan membentuk karakter generasi muda, Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi melalui Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam dan Kantor Urusan Agama (KUA) melaksanakan kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) bagi siswa-siswi SMP Negeri 5 Bukittinggi.
Kamis, 29 Oktober 2026.
Kegiatan ini dihadiri Kepala Seksi Bimas Islam, H. Zulfikar, Pengawas Pendidikan Agama Islam (PAI), Syahniar, Kepala KUA Kecamatan Mandiangin Koto Selayan, Syarifuddin, dan diikuti oleh siswa-siswi SMP Negeri 5 Bukittinggi yang mengikuti pembinaan dengan antusias.
Dalam arahannya, H. Zulfikar menyampaikan bahwa BRUS merupakan salah satu program strategis Kementerian Agama dalam memberikan bimbingan kepada remaja usia sekolah. Program ini menjadi bagian dari upaya membekali generasi muda dengan pemahaman keagamaan, penguatan karakter, serta nilai-nilai moral yang menjadi landasan dalam menjalani kehidupan.
"Pembinaan keagamaan merupakan tugas pokok Kementerian Agama, salahsatunya adalah pembinaan bagi remaja usia sekolah. Program ini menjadi bagian dari upaya membekali generasi muda dengan pemahaman keagamaan, penguatan karakter, serta nilai-nilai moral yang menjadi landasan dalam menjalani kehidupan," terang H. Zulfikar.
Ia juga mengajak seluruh penghulu untuk semakin aktif dan gencar melaksanakan pembinaan kepada remaja di wilayah tugas masing-masing. Menurutnya, pendampingan sejak usia sekolah sangat penting dalam mempersiapkan generasi muda yang berakhlak mulia, berkarakter kuat dan mampu berkontribusi bagi bangsa menuju terwujudnya Generasi Emas Indonesia 2045.
"Melihat kondisi saat ini, terlebih maraknya pengaruh gadget dikalangan generasi muda, kami mengajak seluruh penghulu untuk meningkatkan kinerja dengan aktif memberikan bimbingan kepada generasi muda serta remaja usia sekolah. pendampingan sejak usia sekolah sangat penting dalam mempersiapkan generasi muda yang berakhlak mulia, berkarakter kuat dan mampu berkontribusi bagi bangsa menuju terwujudnya Generasi Emas Indonesia 2045," ulasnya.
Lebih lanjut, H. Zulfikar menjelaskan bahwa para penghulu yang bertugas sebagai fasilitator BRUS telah memiliki sertifikat kompetensi tingkat nasional. Dengan bekal tersebut, para fasilitator diharapkan mampu menyampaikan materi pembinaan secara tepat, komunikatif, dan sesuai dengan kebutuhan perkembangan remaja.
"Alhamdulillah, seluruh penghulu sebagai fasilitator BRUS telah memiliki sertifikat kompetensi tingkat nasional. In Syaa Allah mampu menyampaikan materi pembinaan secara tepat, komunikatif dan sesuai dengan kebutuhan perkembangan remaja," tambahnya.
"Kepada ananda semua, selamat mengikuti kegiatan. Manfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Semoga generasi emas yang kita harapkan terwujud menjadi kenyataan," harapnya.
"Pelaksanaan BRUS menjadi komitmen Kementerian Agama Kota Bukittinggi dalam mendampingi generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang religius, berintegritas dan bertanggung jawab. Pembinaan ini dilaksanakan secara berkelanjutan, sekaligus menjadi salah satu langkah nyata dalam menyiapkan generasi penerus bangsa yang berkualitas demi menyongsong Indonesia Emas 2045," pungkasnya.
Materi pembinaan selanjutnya disampaikan oleh Kepala KUA Kecamatan Mandiangin Koto Selayan, Syarifuddin, bersama Penghulu, Hairul Mukminin. Penyampaian materi berlangsung dengan suasana interaktif, memberikan ruang bagi para peserta untuk memahami berbagai hal yang berkaitan dengan pembentukan karakter dan penguatan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari.
Antusiasme dan semangat para siswa terlihat selama mengikuti kegiatan. Respons positif tersebut menjadi harapan bahwa pembinaan BRUS dapat memberikan manfaat nyata bagi peserta, tidak hanya dalam meningkatkan pemahaman keagamaan, tetapi juga dalam membangun sikap dan perilaku yang positif di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat.
(Andreas)
Via
Kemenag
Posting Komentar