pendidikan
Pelatihan Guru Al-Qur'an: Mewujudkan Generasi Qur'ani, Intelektual Dan Bermoral
DETIKJAMGADANG.com
Bukittinggi--Dalam rangka mendukung dan menyukseskan program keagamaan, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi, H. Irwan didampingi Kepala Seksi Pendidikan Diniyah Dan Pondok Pesantren, Zulfabriandi menghadiri sekaligus didaulat sebagai pemateri pada kegiatan Pelatihan Peningkatan Mutu Guru MDTA, TPQ RTQ TPA PQ TKQ dan Pondok Pesantren se-Kota Bukittinggi.
Bertempat di Hotel Valmont Bukittinggi.
Senin, 2 November 2026.
Kegiatan yang diikuti oleh 900 orang peserta ini dibuka secara resmi oleh Walikota Bukittinggi diwakili oleh Staf Ahli Robi Novaldi didampingi Kabag Kesra, Syukri Naldi dan Kadis Pendidikan, H. Albertiusman.
Robi Novaldi menyampaikan, Bukittinggi Gemilang, Berkeadilan dan Berbudaya sebagai visi Kota Bukittinggi yang berpedoman kepada falsafah adat Minangkabau "Adat Basandi Syara', Syara' Basandi Kitabullah", sekaligus menjadi kerangka kehidupan sosial di tengah-tengah masyarakat.
"Salahsatu misi yang dilakukan adalah meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang berfokus kepada pengembangan SDM yang berdaya saing global, berakhlak dan berbudaya. Generasi muda merupakan SDM yang paling utama, demi meningkatkan kualitas dan kesejahteraan suatu daerah. Maka, menjadi tanggungjawab bersama menciptakan generasi muda yang tetap mengikuti perkembangan globalisasi dengan tetap memiliki fondasi agama dan budaya," terang Robi Novaldi.
"Hal ini sangat kental terasa dalam kehidupan beragama di Kota Bukittinggi yang ditandai dengan, salahsatunya tingkat pengkajian Al-Qur'an, pertumbuhan-pertumbuhan lembaga pendidikan Al-Qur'an seperti TPQ, rumah tahfizh, pondok pesantren yang menyebar di wilayah Bukittinggi," tambahnya.
Sementara itu, Kakan Kemenag Kota Bukittinggi, H. Irwan menegaskan, sesuai dengan Firman Allah SWT, bahwa tujuan penciptaan manusia di dunia adalah untuk menyembah Allah. Sedangkan Nabi di utus untuk memperbaiki akhlak.
"Manusia hidup di dunia untuk menghadirkan sifat-sifat ketuhanan di dalam kehidupan. Meskipun ada yang mengatakan dunia adalah panggung sandiwara, maka kita hidup pada panggung sandiwara, tetapi sesuai dengan pengabdian kepada Allah SWT. Maka, tugas guru para pengajar Al-Qur'an hari ini adalah untuk memastikan generasi muda kita ke depan tetap berada dalam kecintaan kepada khuluq yang berdampak pada akhlak," ungkap H. Irwan.
"Kita berharap, di Kota Bukittinggi lahir generasi muda yang intelektualnya bagus, akhlaknya juga bagus. Lahir generasi intelektual dan bermoral. Sehingga, seimbang antara kebaikan dunia dengan kebaikan untuk akhirat kelak," tambahnya.
Sementara itu, Kabag Kesra, Syukri Naldi menyebutkan kegiatan ini akan berlangsung selama 5 hari ke depan. Sejak hari ini tanggal 2 sampai dengan Jum'at, 6 November mendatang.
Pada kesempatan yang sama juga diserahkan insentif bagi pengajar Al-Qur'an dan Garin Masjid di Kota Bukittinggi secara simbolis.
(Andreas)
Via
pendidikan
Posting Komentar