adat budaya
Perkuat Silaturahmi hingga Mancanegara, Pengurus IKKM Serumpun Indonesia-Malaysia 2026–2031 Resmi Dilantik
DETIKJAMGADANG.com—Pekan Baru Pelantikan pengurus Ikatan Keluarga Kamang Mudiak (IKKM) Serumpun Indonesia-Malaysia periode 2026–2031 berlangsung meriah di Integrated Classroom Theater Kampus Universitas Riau, Panam, Pekanbaru, Sabtu (7/11/2026).
Kegiatan yang dirangkai dengan Rapat Kerja (Raker) tersebut menjadi momentum penting bagi keluarga besar Kamang Mudiak di perantauan untuk mempererat silaturahmi, memperkuat persatuan, sekaligus merumuskan langkah strategis organisasi ke depan.
Prosesi pelantikan diawali dengan pembacaan surat keputusan (SK) kepengurusan IKKM, penyerahan pataka organisasi kepada pengurus terpilih, serta penandatanganan dokumen pelantikan. Pada kesempatan yang sama, turut dilantik pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) IKKM dari sejumlah wilayah.
Acara tersebut dihadiri sejumlah tokoh dan undangan, di antaranya Wakil Ketua DPRD Riau Parisman Ihwan, Camat Kamang Magek, wali nagari, tokoh adat, serta warga perantau Kamang Mudiak dari berbagai daerah. Suasana makin semarak dengan sambutan grup rebana, lagu Indonesia Raya, Mars IKKM, serta persembahan tarian dan nyanyian dari Bundo Kanduang yang kental dengan nuansa budaya Minangkabau.
Dalam sambutannya, Ketua Umum DPP IKKM, Drs. H. Nadirman, M.M., menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh panitia dan pihak yang telah menyukseskan acara tersebut. Ia menegaskan bahwa amanah yang diterimanya merupakan dorongan dan kepercayaaan besar dari para tokoh serta warga Kamang Mudiak.
"Ini bukan karena saya merasa paling mampu. Saya menerima amanah ini karena melihat semangat kebersamaan dan harapan besar agar organisasi ini terus berkembang. Jabatan ini adalah amanah yang harus kita jalankan bersama," ujar Nadirman.
Nadirman menekankan bahwa IKKM lahir dari semangat persaudaraan dan kecintaan terhadap kampung halaman. Potensi SDM keluarga besar Kamang Mudiak sangat besar dan telah tersebar hingga ke mancanegara, seperti Malaysia, Kanada, dan Australia.
"Silaturahmi harus menjadi pintu masuk untuk membangun kerja sama, saling membantu, dan memberikan manfaat nyata. Di Pekanbaru saja, warga kita banyak yang sukses di bidang usaha apotek, travel haji-umrah, hingga sektor kesehatan. Jaringan ini harus kita hubungkan agar warga yang usahanya masih kecil bisa terdorong menjadi menengah, dan yang menengah berkembang lebih besar," jelasnya.
Selain penguatan jaringan antarperantau, Nadirman menyoroti pentingnya merangkul generasi muda agar keberadaan IKKM makin relevan dengan perkembangan zaman.
"IKKM ke depan tidak boleh hanya diisi kegiatan seremonial dan rapat. Kita harus mampu membuka akses informasi pekerjaan, peluang pendidikan, mentoring, serta pengembangan karier dan usaha bagi anak-anak muda kita," tambahnya.
Terakhir, ia mengingatkan seluruh warga IKKM agar tidak melupakan kampung halaman, Kamang Mudiak. Kontribusi perantau tidak hanya berupa dana, tetapi juga bisa berbentuk dukungan pendidikan, jaringan kerja, hingga beasiswa.
Melalui Raker yang digelar seusai pelantikan, Nadirman berharap pengurus dapat menyusun program kerja yang realistis dan terukur. "Lebih baik programnya sedikit tetapi berjalan dan memberi hasil nyata, daripada banyak tetapi tidak terlaksana," pungkasnya.
Pewarta R.M
Via
adat budaya
Posting Komentar