Agama
budaya
hotnews
pemerintahan
Sumbangsih Ponpes Dan Lembaga Al-Qur'an Dalam Membangun Peradaban
Bukittinggi,detikjamgadang--Dalam rangka pembinaan serta persiapan pelaksanaan program, Seksi Pendidikan Diniyah Dan Pondok Pesantren menggelar kegiatan Ngobrol Pendidikan Islam.
Bertempat di Aula Kantor Kemenag setempat.
Kamis, 18 Juni 2026.
Kegiatan dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi, H. Irwan didampingi Kepala Seksi Pendidikan Diniyah Dan Pondok Pesantren, Zulfabriandi dan diikuti oleh Pengurus Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP), Pengurus Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT), Pengurus BKS TPQ dan Pengurus FKPA se-Kota Bukittinggi.
Dalam arahannya, Kakan Kemenag Kota Bukittinggi, H. Irwan menekankan agar pondok pesantren serta lembaga pendidikan Al-Qur'an mampu menghadirkan nilai lebih, sehingga masyarakat semakin mantap dan mempercayakan pendidikan anak-anak mereka pada pondok pesantren maupun lembaga Al-Qur'an yang ada di Kota Bukittinggi.
"Untuk meningkatkan kepercayaan serta minat masyarakat untuk belajar di pondok pesantren dan lembaga pendidikan Al-Qur'an, maka kita harus memiliki nilai lebih dari yang lain. Sederhananya adalah dengan mentransfer pengetahuan diiringi dengan transfer nilai dan memberikan contoh untuk dipraktekkan," terang H. Irwan
"Artinya harus ada kekhasan pesantren, harus ada pembeda, kita harus punya nilai jual, sehingga masyarakat semakin mantap dalam mempercayakan pendidikan anak-anak mereka pada pondok pesantren maupun lembaga Al-Qur'an yang ada di Kota Bukittinggi," tegasnya
"Mari berinovasi, tunjukkan eksistensi kita, dan pastikan 6 pondok pesantren yang ada saat ini, mampu melahirkan para santri penghafal Al-Quran. Disamping itu, tunjukkan kekhasan pondok pesantren dengan membiasakan puasa sunah," ajaknya
"Kita kawal bersama dan komit dalam mengembangkan program ke depan, sehingga 20 atau 30 tahun ke depan tidak ada generasi Bukittinggi yang tidak hafal Al-Qur'an. Inilah sumbangsih kita dalam membangun peradaban di Kota Bukittinggi tercinta ini," tambahnya
Selain itu, H. Irwan menyebutkan salahsatu program strategis yang sedang dipersiapkan adalah kerjasama dengan Lapas Biaro.
"Terkait kerjasama dengan Lembaga Pemasyarakatan, In Syaa Allah program ini akan di launching pada bulan Juli mendatang. Nanti, warga Lapas belajar dengan guru dari pondok pesantren. Direncanakan ada dua lokal pesantren lapas yang terdiri dari 20 orang per kelas," terangnya
"Mari kita dukung dan sukseskan bersama. Sehingga para Napi nantinya keluar Lapas sebagai Da'i, Hafizh dan Hafizhah," pungkasnya
(Andreas)
Via
Agama
Posting Komentar